Senin, 30 Oktober 2017

Tugas Amdal Limbah Rumah Tangga


Pengertian Amdal

Analisis mengenai dampak lingkungan (di Indonesia, dikenal dengan nama AMDAL) adalah kajian mengenai dampak besar dan penting suatu usaha dan/atau kegiatan yang direncanakan pada lingkungan hidup yang diperlukan bagi proses pengambilan keputusan tentang penyelenggaraan usaha dan/atau kegiatan di Indonesia. AMDAL ini dibuat saat perencanaan suatu proyek yang diperkirakan akan memberikan pengaruh terhadap lingkungan hidup di sekitarnya. Yang dimaksud lingkungan hidup di sini adalah aspek abiotik, biotik dan kultural. Dasar hukum AMDAL di Indonesia adalah Peraturan Pemerintah No. 27 Tahun 2012 tentang "Izin Lingkungan Hidup" yang merupakan pengganti PP 27 Tahun 1999 tentang Amdal. Amdal telah dilaksanakan sejak 1982 di Indonesia.

Limbah Rumah Tangga

Merupakan limbah yang dihasilkan oleh kegiatan rumah tangga, bisa berupa sisa-sisa sayuran seperti wortel, kol, bayam, slada dan lain-lain bisa juga berupa kertas, kardus atau karton. Limbah ini juga memiliki daya racun tinggi jika berasal dari sisa obat-obatan dan aki.
Limbah rumah tangga dapat dibagi menjadi 3 jenis yaitu :

a) Sampah

Sampah rumah tangga

Sampah adalah material sisa yang tidak diinginkan setelah berakhirnya suatu proses. Sampah merupakan didefinisikan oleh manusia menurut derajat keterpakaiannya.

b) Air limbah

Air limbah rumah tangga

Air Limbah adalah air buangan yang dihasilkan oleh rumah tangga yang terkadang kehadirannya pada suatu saat dan tempat tertentu tidak dikehendaki lingkungan karena tidak memiliki nilai ekonomis. Dalam konsentrasi dan kuantitas tertentu, kehadiran limbah dapat berdampak negative terhadap lingkungan tertutama kesehatan manusia sehingga dilakukan penanganan terhadap limbah.
Air kotor adalah air bekas pakai yang sudah tidak memenuhi syarat kesehatan lagi dan harus dibuang agar tidak menimbulkan wabah penyakit.

c) Sampah manusia.

Penampung sampah manusia yang ideal

Merupakan istilah yang biasa digunakan terhadap hasil-hasil pencernaan manusia, seperti feses dan urin. Sampah manusia dapat menjadi bahaya serius bagi kesehatan karena dapat digunakan sebagai vektor (sarana perkembangan) penyakit yang disebabkan virus dan bakteri. Salah satu perkembangan utama pada dialektika manusia adalah pengurangan penularan penyakit melalui sampah manusia dengan cara hidup yang higienis dan sanitasi. Termasuk didalamnya adalah perkembangan teori penyaluran pipa (plumbing). Sampah manusia dapat dikurangi dan dipakai ulang misalnya melalui sistem urinoir tanpa air. Selain itu sampah manusia juga dapat berupa sampah konsumsi. Sampah konsumsi merupakan sampah yang dihasilkan oleh (manusia) pengguna barang, dengan kata lain adalah sampah-sampah yang dibuang ke tempat sampah. Ini adalah sampah yang umum dipikirkan manusia. Meskipun demikian, jumlah sampah kategori ini pun masih jauh lebih kecil dibandingkan sampah-sampah yang dihasilkan dari proses pertambangan dan industri.


Penanggulangan Limbah Rumah Tangga

a) Daur ulang

Pemanfaatan sampah organik

Pemanfaatan sampah organik. Kegiatan pemanfaatan sampah organic, adalah pengomposan. Sampah yang mudah membusuk dapat diubah menjadi pupuk kompos yang ramah lingkungan untuk melestarikan lingkungan.

Contoh sampah anorganik

Pemanfaatan sampah anorganik, baik secara langsung maupun tidak langsung.
Pemanfaatan kembali secara langsung, misalnya pembuatan kerajinan yang berbahan baku dari barang bekas, atau kertas daur ulang. Sedangkan pemanfaatan kembali secara tidak langsung, misalnya menjual barang bekas seperti  kaleng, kertas, plastik, koran bekas, botol, gelas dan botol air minum dalam kemasan.

Contoh kerajinan tangan dengan menggunakan sampah anorganik


b) Pengurangan dan pengelompokan sampah

Contoh pengelompokan sampah

Kegiatan ini dimulai dengan kegiatan pemilahan atau pemisahan sampah organik dan anorganik dengan menyediakan tempat sampah organik dan anorganik disetiap kawasan.
Sisa sampah yang tidak dapat dimanfaatkan secara ekonomis baik dari kegiatan composting maupun pemanfaatan sampah anorganik, jumlahnya mencapai 10%, harus dibuang ke Tempat Pembuangan Sampah Akhir (TPA). Di Indonesia, pengelolaan TPA menjadi tanggung jawab masing-masing Pemda.

c) Pembakaran/pemusnahan sampah

Pemusnahan sampah dengan cara dibakar

Cara ini adalah cara yang paling mudah untuk dilakukan karena tidak membutuhkan usaha keras. Cara ini bisa dilakukan dengan cara membakar limbah-limbah padat misalnya kertas-kertas dengan menggunakan minyak tanah lalu dinyalakan apinya. Tetapi harap diperhatikan juga lokasi dan dampak pembakaran sampah bagi kesehatan dan kebersihan lingkungan.

Senin, 02 Oktober 2017

Efek Pabrik Beton Readymix Pada Lingkungan Sekitarnya

              

      Tugas Amdal, Efek Pabrik Beton Readymix Pada Lingkungan Sekitarnya


      Pabrik beton ready mix merupakan pabrik yang mengolah campuran beton sesuai dengan perencanaan campuran (mix design) yang dipesan oleh konsumen. Konsumennya biasanya adalah kontraktor atau pihak perorangan yang sedang melakukan pembangunan. Beton ready mix digunakan pada proyek-proyek berskala besar, namun pada saat ini, proyek-proyek kecil pun sudah mulai beralih menggunakan beton ready mix. kelebihan beton ready mix adalah waktu produksi yang lebih singkat dan mutu dari beton yang dihasilkan pun lebih sesuai dengan mix design, ini terjadi karena semua proses pencampuran dilakukan menggunakan alat. Kekurangan beton ready mix ini adalah dibutuhkan akses jalan yang cukup luas yang mampu dilalui oleh mixer truck. Mixer truck adalah mobil yang mengangkut beton ready mix dari pabrik menuju lokasi proyek, limbah produksinya antara lain :
  • Limbah berupa beton segar sisa produksi yang tercampur dengan air cucian.
  • Limbah dalam bentuk Gas yang mengandung Belerang 
  • Air cucian beton dan air sisa pencampuran beton  
 
Salah satu industri readymix disekitar jalan cikunir, Pohon bambu ditanam untuk meredam polusi disekitar pabrik, dipilih karena dapat berfotosintesis lebih cepat dari tanaman lain dan tidak perlu perawatan khusus.
 
 Dampak Untuk Lingkungan Sekitar
  • Debu yang dihasilkan oleh industri ReadyMix mengandung belerang dan senyawa kimia lainnya, sangat berbahaya bagi yang menghirupnya. 
  • Kebisingan pada saat produksi dan penggunaan alat-alat berat mengganggu warga sekitar. 
  • Limbah industri beton menyebabkan tanah menjadi rusak
 Dampak Sosial Ekonomi
  •   Banyak Masyarakat sekitar yang mendapat pekerjaan di tempat itu